Breaking News
recent

Pengertian Klasifikasi, Jenis, Tingkatan, dan Contohnya oleh - ilmurekayasapertanian.xyz

Halo sahabat selamat datang di website ilmurekayasapertanian.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Pengertian Klasifikasi, Jenis, Tingkatan, dan Contohnya oleh - ilmurekayasapertanian.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Klasifikasi Adalah

Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu pelaksanaan yang dilakukan untuk mengkategorikan makhluk hidup menjadi kelompok atau menggolongkan mejadi unit yang lebih kecil. Pada alam semesta yang kita tinggali ini bukan hanya manusia saja yang hidup di dalamnya.

Namun, terdapat makhluk hidup lain yang ikut serta hidup dan berkembang di dalamnya seperti berbagai jenis tanaman hias (tumbuhan) dan hewan. Jumlah makhluk hidup yang tinggal di alam semesta sangat banyak jumlahnya dan tak terhitung serta bermacam-macam. Oleh sebab itu, dibutuhkan kegiatan klasifikasi atau pengkategorikan agar kita sebagai manusia dapat mempermudah dalam mengingat jenis makhluk hidup.

Klasifikasi

Makhluk hidup merupakan objek penelitian biologi karena keanekaragamannya yang sangat luas. Supaya mempermudah dalam mengkaji dan mempelajari setiap makhluk hidupnya diperlukan klasifikasi agar mempermudah dalam pengelompokkan.

Klasifikasi makhluk hidup merupakan pengkategorikan makhluk hidup menurut ciri-ciri tertentu yang dipunyai. Cabang ilmu biologi yang berfokus dalam mengkaji makhluk hidup dikenal taksonomi.

Klasifikasi makhluk hidup dilaksanakan secara bertahap dan sistematis. Organisme yang mempunyai kesamaan tertentu yang dikelompokkan ke dalam satu golongan atau kelompok. Berdasarkan anggota kelompok tersebut, kemudian dipelajari kembali persamaan dan perbedaan karakter lainnya untuk membentuk golongan yang lebih kecil.

Menurut kajian evolusi menunjukkan bahwa setiap organisme pada satu golongan mempunyai hubungan kekerabatan yang dekat. Semakin banyak kesamaan pada karakter semakin dekat juga tingkat kekerabatan. Sebagai contoh ular mempunyai kekerabatan dekat dengan kadal dibandingkan dengan ayam.

Sehingga dengan dilakukan klasifikasi makhluk hidup dapat diketahui beberapa keuntungan antara lain sebagai berikut:

  1. Dapat menyederhakan bahan studi biologi yang bermacam-macam sehingga mempermudah dalam mengkaji dan mempelajarinya.
  2. Dapat memberikan pengetahui terkait hubungan kekerabatan antara tiap organisme dengan organisme lainnya.

Sejarah Klasifikasi Makhluk Hidup

Dalam sejarahnya beberapa para peneliti telah melakukan klasifikasi makhluk hidup yaitu Aristoteles pada tahun 384 sampai dengan 322 SM telah melakukan klasifikasi pada hewan, Theophrastus pada tahun 371 hingga 287 SM telah melakukan klasifikasi pada tumbuhan, John Ray pada tahun 1627 sampai denganĂ‚  1705 telah melakukan klasifikasi tumbuhan ke dalam golongan atau unit yang lebih kecil dan memperkenalkan istilah spesies, dan Carolus Linnaeus pada tahun 1707- 1778 teah melakukan kajian dan mengemukakan penamaan ilmiah untuk tiap jenis organisemnya.

Pada tahun 1834 hingga 1919 Ernst Haeckel telah menyarankan pengelompokkan protista ke dalam kingdom sendiri, pada tahun 1883 sampai 1937 oleh Edouard Chatton mengungkapkan perbedaan antara prokariota dan eukariota, pada tahun 1920 sampai 1980 oleh R.H.

Whittaker menyarankan klasifikasi 5 kingdom, pada tahun 1928 sampai dengan 2012 menyarankan klasifikasi 6 kingdom, dan Thomas Cavalier Smith pada tahun 1998 menyarankan klasifikasi 7 kingdom.

Tingkatan takson merupakan tingkatan unit ataupun kelompok/ golongan makhluk hidup yang tersusun mulai dari tingkat tertingga hingga tingkat terendah. Tingkatan takson bermulai dari tingkatan yang tertinggi hingga ke tingkatan lebih rendah antara lain

  1. Regnum atau dunia atau bisa disebut kingdom atau kerajaan
  2. Divisio atau divisi atau bisa disebut Filum
  3. Classis atau kelas atau bisa disebut ordo atau bangsa
  4. Familia atau keluarga atau suku
  5. Genus atau marga
  6. Species atau spesies atau jenis
  7. Varietas atau ras

Semakin tinggi tingkatan takson maka semakin banyak anggota terhadap takson tersebut tetapi juga akan bertambah banyak perbedaan pada karakter di antara anggota-anggota takson tersebut. Jika semakin rendah tingkatan pada takson tersebut semakin sedikit anggota pada takson tersebut dan akan semakin banyak pula kesamaan di antara karakter tiap anggota takson tersebut

Pengertian Klasifikasi Tumbuhan dan Hewan

Klasifikasi merupakan suatu metode untuk memasukkan makhluk hidup ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan ciri-ciri tertentu.

Semua peneliti objek biologi memanfaatkan suatu sistem klasifikasi untuk mengkategorikan tumbuhan ataupun hewan yang mempunyai kesamaan struktur, selanjutnya tiap kelompok tumbuhan ataupun hewan tersebut jika dipasangkan dengan kelompok tumbuhan ataupun hewan yang mempunyai kesamaan dalam kelompok lain.

Hal ini pertama kalia diajukan oleh peneliti bernama John Ray yang berasal dari negara Inggris. Tetapi, ide itu disempurnakan lagi oleh peneliti Carl Von Linne pada tahun 1707 hingga 1778, seorang ahli botani yang berkebangsaan Swedia yang telah dikenal saat masa sekarang dengan Carolus Linnaeus.

Sistem klasifikasi Linnaeus tetap dimanfaatkan sampai sekarang disebabkan bersifat sederhanan dan fleksibel menyebabkan organisme baru tetap dapat dikelompokkan ke dalam sistem klasifikasi dengan mudah.

Penggunaan nama ke dalam sistem klasifikasi Linnaeus menggunakan dalam bahasa Latin disebabkan pada masa Linnaeus, bahasa latin pada jaman dahulu merupakan bahasa yang digunakan untuk pendidikan resmi. Klasifikasi makhluk hidup ini didasari oleh kesamaan dan perbedaan ciri-ciri tertentu dan fungsi yang dimiliki makhluk hidup.

Salah satu contoh sistem klasifikasi pada tumbuhan berdasarkan 7 fungsi atau manfaatnya antara lain tumbuhan yang dikategorikan menjadi;

  1. Tanaman obat-obatan
  2. Tanaman sandang
  3. Tanaman pangan
  4. Tanaman hias
  5. Tanaman pagar
  6. Dan lain- lain.

Soepoma pada bukunya yang bertajuk Morfologi Tumbuhan pada tahun 1987 mengungkapkan mengenai dasar- dasar klasifikasi makhluk hidup antara lain

  1. Klasifikasi makhluk hidup menurut kesamaan yang dipunyai, kesamaan dari beberapa makhluk hidup yang mempunyai ciri-ciri dan pola hidup yang sama maka dapat dikategorikan dalam jenis yang sama.
  2. Klasifikasi makhluk hidup menurut perbedaan yang dipunyai meskipun beberapa makhluk hidup mempunyai kesamaan sehingga dapat dikelompokkan ke dalam jenis yang sama tetapi terdapat perbedaan antara makhluk hidup tersebut.
  3. Klasifikasi makhluk hidup menurut ciri morfologi dan ciri anatomi, klasifikasi makhluk hiup menurut ciri morfologi dan anatomi artinya yaitu mengkategorikan makhluk hidup berdasarkan kesamaan dan perbedaan apabila dilihat berdasarkan bentuk dan susunan tubuhnya.
  4. Klasifikasi makhluk hidup menurut ciri biokimia, klasifikasi makhluk hidup berdasarkan ciri biokimia sebagai contoh yaitu berdasarkan dari jenis enzim, protein dan DNA yang menjadi bahan penyususn tubuh makhluk hidup tersebut. Klasifikasi makhluk hidp menurut manfaat dengan mengkategorikan makhluk hidup berdasarkan fungsinya sehingga dapat menentukan cara-cara yang tepat dalam menggunakan kelebihan tersebut secara lebih optimal.

Jenis Klasifikasi Tumbuhan dan Hewan

Beberapa dasar klasifikasi dimanfaatkan dalam kegiatan klasifikasi antara lain menurut ciri-ciri fisik, morfologi, reproduksi, fungsi, ciri kromosom, kandungan gen di dalam kromosom dan kandungan zat biokimia menurut dasar klasifiksi tersebut sistem klasifikasi dapat dibedakan menjadi sistem alami, sistem buatan atau artifisial, sistem filogenetik, dan sistem modern.

  1. Klasifikasi sistem alamiah

Klasifikasi sistem alamiah merupakan klasifikasi untuk dapat membuat takson- takson yang bersifat alami atau sudah sesuai kodrat alam semesta. Dasar yang dimanfaatkan ke dalam takson adalah persamaan sifat terkhusus sifat morfologi.

Klasifikasi sistem alami diusulkan pertama kali oleh Aristoteles. Aristoteles mengkategorikan bumi ini menjadi dua kingdom atau kerajaan yaitu tumbuhan dan hewan.

Pada kingdom hewan dikategorikan berdasarkan kesamaan habitat dan perilaku sedangkan pada kingdom tumbuhan dikategorikan berdasarkan kesamaan ukuran dan struktur tubuhnya sebagai contoh tumbuhan pohon (tanaman mangga, jeruk dan beringin), tumbuhan perdu (tanaman bayam, cabai, tomat, terung) dan tumbuhan semak (jahe dan rumput).

  1. Klasifikasi sistem artisifal/buatan

Klasifikasi sistem buatan atau artisifal merupakan klasifikasi dengan tujuan praktis sebagai contoh berdasarkan manfaatnya.

Berdasarkan manfaatnya, tumbuhan dikategorikan ke dalam tanaman obat seperti jahe, kayu putih, kina, dan ginseng, tanaman hias seperti melati, anggrek, mawar, dan aglonema, tanaman makanan pokok seperti jagung, gandum, padi, dan ubi, tanaman sayuran seperti kangkung dan bayam, kol, dan kacang panjang, tanaman buah-buahan seperti pepaya, apel, salak, dan jeruk, tanaman sandang seperti kapas dan randu, dan tanaman untuk papan seperti bambu, meranti, dan jati.

Klasifikasi sistem buatan atau artifisal pertama kali diusulkan oleh seorang naturalis dengan kebangsaan Swedia bernama Carl Von Linne yang biasa dikenal dengan nama Carolus Linnaeus. Carolus Linnaeus mengemukakan makalahnya bertajuk Systema Naturae pada tahun 1735.

Di dalam makalah itu terdapat pengelompokkan tumbuhan berdasarkan sistem reproduksi generatif yaitu menggunakan bunga. Penamaan kelompok mamalia digunakan menurut terdapatnya kelenjera susu atau mamae yang dimanfaatkan untuk memelihara bayinya.

  1. Klasifikasi sistem filogenetik

Sistem filogenetik berdasarkan jauh dekatnya pada hubungan kekerabatan dengan organisme atau kelompok dengan memperhatikan persamaan morfologi, struktur anootmi, fisiologi serta perilaku atau etologi. Filogeni adalah hubungan kekerabatan dengan organiseme menurut proses evolusinya.

Hubungan kekerabatan pada sistem ini divisualkan dengan adanya gambar pohon filogenetik. Klasifikasi filogenetik dikemukakan pertama kali saat teri evolusi muncul oleh Charles Darwin pada tahun 1859.

  1. Klasifikasi sistem modern

Klasifikasi sistem modern dilakukan berdasarkan hubungan kekerabatan organisme atau filogenetik, ciri gen ataupun kromosom serta ciri biokimia. Klasifikasi sistem modern memanfaatkan dasar perbandingan pada ciri morfologi, anotomi, fisiologi, bahkan etologi serta perbandingan struktur molekuler pada organisme yang akan diklasifikan.

Tingkatan Takson dalam Klasifikasi Makhluk Hidup

Semakin tinggi tingkatan takson menyebabkan semakin banyak juga anggota takson tetapi akan banyak pula perbedaan ciri tiap anggota taksonya. Namun, semakin rendah tingkatan takson maka semakin sedikit juga tiap anggota taksonnya dan banyak kesamaan ciri tiap anggota takson.

Tingkatan takson adalah suatu tingkatan yang bermulai dari unit atau kelompok makhluk hidp yang disusun dimulai dari tingkatan tertinggi hingga tingkatan terendah. Tingkatan takson diurutkan dari tingkatan tertinggi hingga terendah seperti berikut:

  1. Kingdom atau kerajaan atau regnum atau dunia

Kingdom merupakan tingkata takson paling tinggi dengan anggota takson terbanyak. Organisme di bumi dikategorikan menjadi beberapa kingdom seperti Kingdom Monera, Kingdom Protista, Kingdom Fungi, Kingdom Plantae, dan Kingdom Animalia.

  1. Filum atau Divisi

Filum dimanfaatkan untuk takson hewan sedangkan divisi dimanfaatkan untuk takson tumbuhan. Kingdom animalia dibedakan menjadi beberapa filum antara lain Chordata, Echinodermata, dan Platyhelminthe. Penamaan divisi pada tumbuhan memanfaatkan akhiran phya sebagai contohnya kingdom plantae dibedakan menjadi tiga divisi sebagai berikut Bryophyta, Pteridophyta, dan Spermatophyta.

  1. Classis atau Kelas

Penamaan kelas tumbuhan memanfaatkan akhiran yang berbeda seperti opsida digunakan untuk jenis lumut, edoneae untuk tumbuhan biji tertutup, phyceae untuk tumbuhan alga dan lain-lain. Sebagai contohnya divisi Angiospermae dibedakan menjadi dua kelas yaitu kelas Monocotyledoneae dan Dicotyledoneae.

  1. Ordo atau Bangsa

Tiap anggota takson pada tiap kelas dikategorikan menjadi ordo menurut persamaan ciri yang lebih utama sebagai contoh kelas Dicotyledoneae dibedakan menjadi beberapa ordo sebagai berikut ordo Solanales, Cucurbitales, Poales, Rosales, Asterales, dan Malvales.

  1. Familia

Penamaan famili pada tumbuhan memanfaatkan akhiran aceae sebagai contoh Compositae dengan nama lain Asteraceae atau Graminae dengan nama lain Poaceae. Sedangkan pada famili hewan menggunakan akhiran kata idae sebagai contohnya Homonidae atau Canidae.

  1. Genus

Penulisan kaidah nama genus menggunakan huruf kapital pada awalan kata pertama dan dicetak miring atau bisa digaris bawahi. Misalnya famili Poaceae dibedakan menjadi genus Zea atau Jagung, Saccharum atau Tabu, dan Oryza atau tanaman padi-padian.

  1. Spesies

Penlisan nama spesies tersusun dari dua kata. Penulisan kata pertama menggunakan nama genusnya sedangkan kata kedua menggunakan nama spesifiknya misalnya pada genus Oryza terdapat spesies Oryza sativa dan lain- lain.

  1. Varietas atau Ras

Pada tiap organisme dalam setiap spesiesnya masih dapat ditemukan perbedaan ciri yang nampak sehingga perlu mengkaji lebih khusus sehingga takson pada tingkat terbawah adalah varietas atau kultivar atau ras. Penggunaan varietas ataupun kultivar pada spesies tumbuhan sedangkan pada spesies hewan dengan menggunakan ras. Varietas dapat diartikan untuk botani ataupun agronomi.

Contoh Klasifikasi Tumbuhan dan Hewan

Sedangkan untuk beragam contoh pengklasifikasian dalam tumbuhan dan hewan, antara lain sebagai berikut;

Tumbuhan

Contohnya;

Klasifikasi pada Ciri Tumbuhan Padi (Oriza Sativa)

Kingdom (Kerajaan) Plantae
Devisio Magnoliopytha
Ordo Poales
Famili Poaceae
Genus Oryza
Spesies O. Sativa

Klasifikasi Pada Jenis Tumbuhan Mangga (Mangifera Indica)

Kingdom (Kerajaan) Plantae
Devisio Magnoliopytha
Ordo Sapindales
Famili Anacardiaceae

Klasifikasi Pada Tumbuhan Kelapa (Cocos Nucifera)

Kingdom (Kerajaan) Plantae
Family Arecaceae
Ordo Arecales
Genus Cocos
Spesies C.nucifera

Hewan

Contohnya

Klasifikasi Pada Hewan Harimau (Panthera Tigris)

Kingdom (Kerajaan) Animalia
Filum Cordata
Kelas Mammalia
Family Carnivora
Ordo Carnivora
Spesies P. Tigris

Klasifikasi Pada Hewan Sapi (Holstein)

Kingdom (Kerajaan) Animalia
Filum Chordata
Kelas Mammalia
Ordo Artiodactyla
Family Bovidae
Spesies B. Taurus

Klasifikasi Pada Hewan Kucing (Felis Silvestris Catus)

Kingdom (Kerajaan) Animalia
Filum Chordata
Kelas Mammalia
Ordo Karnivora
Family Felidae
Spesies F. Silvestris

Nah, demikianlah tadi artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian klasifikasi makhluk hidup menurut para ahli, jenis, tingkatan, dan contohnya pada tumbuhan serta hewan. Semoga memberi edukasi bagi kalian yang membutuhkannya.

Itulah tadi informasi mengenai Pengertian Klasifikasi, Jenis, Tingkatan, dan Contohnya oleh - ilmurekayasapertanian.xyz dan sekianlah artikel dari kami ilmurekayasapertanian.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

topglobal99

topglobal99

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.